Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bagaimana Cara Mengobati Patah Hati Setelah Putus Cinta?

Bagaimana Cara Mengobati Patah Hati Setelah Putus Cinta?
Mengobati patah hati setelah putus cinta - Ilustrasi

Pasangan - Putus cinta bisa membuat perasaan Anda seperti orang ditolak, diremehkan, marah dan depresi. Penelitian bahkan menyebutkan bahwa penolakan dari mantan kekasih dapat mengaktifkan bagian di otak yang berhubungan dengan rasa sakit secara fisik.

Cinta adalah hal tentang perasaan, dan bukanlah perkara mudah untuk menyebuhkannya jika telah merasa tersakiti. Beberapa orang butuh waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk mengobati patah hati setelah putus cinta

agaimana jalinan asmara itu bisa putus, setiap pasangan memiliki penyebab dan alasan masing-masing. Baik itu karena perselingkuhan, merasa dibohongi, atau karena terpaksa padahal kedua belah pihak masih saling mencintai, yang namanya putus cinta tetaplah menyakitkan.

Baca: Bagaimana Cara Atasi Galau Karena Putus Cinta?

Untuk itu, kembalilah menata hati Anda secara perlahan. Obati patah hati Anda agar bisa bangkit dan mulailah hidup dengan rasa nyaman dan tenang setelah putus cinta.

1. Putuskan Kontak

Jika biasanya Anda dan Dia selalu berkomunikasi setiap hari, setiap saat, baik itu via telepon, SMS, WA, atau sosial media. Kini hubungan Anda telah kandas, sama sekali tidak berkomunikasi dengan mantan memang sulit, terlebih lagi jika Anda masih mencintainya.

Tetapi ini adalah langkah pertama yang penting, jika Anda ingin sembuh dari sakit hati. Jadi, untuk sementara waktu, putuskan semua bentuk komunikasi Anda dengan mantan kekasih. Dengan tidak berbicara dengannya, Anda akan merasakan perbedaan yang besar.

2. Teriak dan Menangislah

Merasakan sedih kehilangan adalah hal yang wajar. Sebab Ia adalah orang yang dicintai dan selalu hadir dalam keseharian Anda. Masuklah ke dalam kamar tidur, lalu menangislah sepuasnya sambil memeluk bantal dan guling.

Bahkan bila rasa sesak di dada tak kunjung menghilang, menjeritlah. Percayalah, suara keras yang Anda hasilkan akan sangat membantu mengurangi ketegangan dan stress yang menumpuk di dalam diri Anda.

3. Berbagi dengan Orang Terdekat

Hubungi orang-orang terdekat yang bisa Anda andalkan. Tak perlu malu menceritakan pada mereka tentang kesedihan dan kekesalan Anda saat itu. Jangan berpura-pura bahwa Anda sedang baik-baik saja.

Ceritakanlah segala rasa sakit kepada seseorang yang Anda percaya dan lebih dewasa baik secara rohani maupun emosional. Hal ini akan lebih membantu proses penyembuhan Anda. Perhatikan juga dengan siapa Anda bercerita.

4. Ambilah Waktu Sendiri

Keluar sejenak dari rutinitas harian. Ambil cuti beberapa hari, dan gunakan untuk memanjakan diri sendiri. Cari kegiatan yang paling Anda sukai, bisa dengan perawatan spa mewah atau liburan mini ke luar kota.

Pepatah lama itu benar: time will heal. Ketika Anda meluangkan waktu untuk sejenak fokus terhadap diri sendiri, Anda bisa lebih cepat mengobati patah hati yang Anda rasakan.

5. Carilah Kesibukan dengan Beraktivitas

Menyibukkan diri sendiri merupakan cara efektif untuk meringankan patah hati. Seseorang yang sedang mengalami patah hati biasanya suka menyendiri dan merenungi keadaan. Caririlah kegiatan produktif untuk mengembalikan semangat Anda, akan tetapi jangan melakukannya secara berlebihan.

Anda dapat menyibukkan diri dengan berolahraga karena tubuh akan melepaskan serotonin lebih banyak. Serotonin adalah hormon kebahagiaan yang sangat efektif untuk menangkal stres, sehingga dengan berolahraga, akan dapat menurunkan tingkat stres pada diri Anda.

6. Introspeksi diri

Saat setelah putus cinta adalah saat yang tepat untuk bagi Anda untuk melakukan introspeksi diri. Pelajarilah kesalahan yang mungkin Anda lakukan di dalam hubungan yang telah berakhir. Cobalah untuk menjadi pribadi baru yang lebih baik.

Anda juga perlu menghargai diri sendiri dengan memunculkan pertanyaan “Mengapa aku harus menangisi Dia yang telah menyakitiku?!” Cobalah untuk tertawa dari berbagai hal di sekeliling Anda, misalnya dengan mencari hiburan bersama teman-teman.

7. Hindari Teman-teman Mantan

Ketika ingin mengobati patah hati yang Anda rasakan setelah berppisah dengan sang mantan, Anda juga harus menghindar dari segala hal yang mengingatkan Anda padanya, termasuk teman-temannya.

Bukan menyarankan untuk memutus tali silaturahmi, tapi hindari teman-teman mantan hanya untuk sementara waktu. Tak perlu datang jika mereka mengundang untuk kumpul atau cerita panjang lebar tentang kisah putusnya hubungan asmara kalian.

8. Jangan Dengarkan “Gosip” tentang Dia

Ada dua kemungkin jika Anda memaksakan diri mendengarkan gosip tentangnya. Pertama, jika Anda mendengar bahwa setelah putus cinta ternyata Dia sama menderitanya dengan Anda. Takutnya Anda akan membangun harapan “kosong” dalam hati.

Kedua, jika Anda mendengar si Dia ternyata telah berbahagia dengan Wanita lain. Maka secara otomatis ego Anda akan memikirkan cara untuk membalas dendam. Padahal itu tak perlu Anda lakukan!

9. Memaafkan Sang Mantan

Point penting yang dapat mengobati dari rasa patah hati yang sedang Anda alami adalah dengan memaafkan. Rasa emosi mungkin timbul dalam benak, namun dengan memaafkan akan membuat perasaan Anda menjadi lebih baik.

Ketika Anda mampu memaafkan seseorang dengan tulus, seburuk apapun perlakukannya terhadap Anda, hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap Anda. Bayangkanlah hal positif tentang dirinya yang akan menumbuhkan rasa simpati Anda terhadapnya.

10. Mulailah Berfikir Rasional

Tidak menyalahkannya, bukan berarti Anda juga boleh menyalahkan diri sendiri. Ingat, semua orang bisa gagal, termasuk membina suatu hubungan. Agar ingatan Anda tak kembali pada masa-masa indah bersamanya.

Untuk sementara, hindari hal-hal yang bersifat romantisme dan melankolis. Bila perlu, bersama sahabat rayakan kebebasan Anda tanpa kekasih. Yakinkan pada diri Anda bahwa hidup ini ternyata lebih menyenangkan tanpanya.*