Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Cara Menjadi Single Lady yang Bahagia

5 Cara Menjadi Single Lady yang Bahagia
Single Lady yang Bahagia - Ilustrasi

TPasangan - Apakah kamu jomblo? Tenang, tak perlu sedih. Menjadi gadis jomblo bukanlah aib. Putus cinta adalah kesempatan agar kamu lebih bersosialisasi dengan orang lain, menikmati hidup, dan berkesempatan menemukan orang baru yang lebih baik di hidupmu.

Baca: 5 Pantangan Saat Kencan Pertama

Lalu, bagaimana caranya menikmati hidup, menjadi single lady yagn bahagia, setelah mengalami putus cinta?

1. Cintailah Diri Sendiri

Cobalah lebih menikmati kesendirianmu dengan pergi berjalan-jalan bersama teman. Selain itu, bahagiakan dirimu dengan cara mencoba makanan baru, mengikuti seminar atau kursus, sehingga bisa bertemu dengan orang baru yang mungkin saja bisa menjadi jodohmu. Jadilah pribadi yang lebih membuat warna dunia.

2. Selalu Ceria

Hidup memang keras, tetapi tidak ada salahnya jika kamu ceria dan optimis menjalani hidup. Pria lebih menyukai perempuan ceria dan periang karena nantinya si ceria inilah yang selalu menaikkan mental dan semangat mereka ketika ‘down’. Tapi, ceria-nya jangan dibuat-buat. Buanglah pikiran negatif dan susah ketika ada masalah, cobalah berpikir positif dan mengambil hikmah ketika kesusahan melanda.

3. Jadilah Wanita yang Fleksibel

Lebih fleksibel, memiliki artian lebih merendahkan hati, misalnya mengubah pandangan kita tentang hubungan percintaan atau mengubah standar pria idaman sedikit lebih sederhana. Tak perlu mendambakan pria yang perfek ya, Ladies!

4. Merawat Diri dengan Baik

Memiliki tubuh yang sehat, kulit yang segar, dan berat badan yang ideal adalah kewajiban. Biasanya, ketika baru putus cinta, perempuan cenderung banyak makan, minum alkohol atau menjadi perokok. Stop! Menjadi perempuan yang tidak sehat akan mengurungkan niat pria lain yang tadinya ingin mendekati kamu.

5. Lebih Santai dalam Berteman

Mungkin kamu dikelilingi oleh banyak pria menarik yang ingin mendekatimu. Tetapi, jangan terburu-buru untuk masuk dalam sebuah hubungan. Cobalah mencari tahu dan mengenal si pria lebih dalam. Sebab, sesuatu yang terburu-buru tidaklah baik dan bisa menimbulkan penyesalan.

ahukah kamu, dalam buku Berhentilah Mencari Suami (Stop Looking for a Husband) dikatakan, jangan memaksa diri untuk mencari kekasih. Karena, semakin dipaksakan akan lebih susah untuk menikmati hidup dan menemukan cinta yang sesungguhnya.